Maju dengan Membaca Karya Sastra

Negara yang kehilangan sesibilitas terhadap karya sastra adalah negara yang tidak mendukung perkembangan kreativitas dan otentisitas. Inovasi tercipta dengan adanya kreativitas dan otentisitas. Persaingan pertumbuhan ekonomi pada negara maju adalah persaingan inovasi. Negara yang berteknologi maju adalah negara dengan menghayati warisan karya sastra. Karya sastra adalah pijakan kreativitas dan otentisitas.

Karya sastra adalah hermeneutik dalam kehidupan sehari-hari. Masyarakat yang menghayati kearifan warisan narasi para leluhur menjadikan masyarakat tersebut kaya akan kreativitas dan melahirkan inovasi. Cita-cita menjadi negara maju tidaklah sulit, penguatan budaya membaca dengan membaca minimal satu buku satu hari dan penghayatan akan karya sastra, melahirkan masyarakat dengan pola pikir logis dan inovatif dan memiliki kepribadian budaya luhur.

Karya sastra adalah kita, kita menghayati diri kita sendiri. Makin Tekun membaca karya sastra, makin mengenal siapa diri kita sebenarnya. Makin mengenal siapa diri kita sebenarnya, semakin kita dapat memaknai kehidupan kita. Dengan karya sastra hidup ini menjadi lebih hidup.

 

 

Maria Ayu Puspita – Pustakawan Unnes

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *